Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi pemerintahan seusai menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam peringatan Hari Statistik Nasional.
BSSN menilai transformasi digital merupakan fondasi utama untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi dan efisien.
Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menyatakan bahwa digitalisasi di sektor publik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan mendesak demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Digitalisasi pemerintahan mutlak harus dilakukan," kata Nugroho, 28 September 2026.
Nugroho menjelaskan bahwa penerapan digitalisasi pemerintahan perlu dijalankan sesuai dengan konsep authorities integrated. Melalui pendekatan ini, seluruh instansi pemerintah diarahkan untuk bekerja sebagai satu kesatuan yang good, selayaknya sebuah korporasi besar.
Baca Juga: Bawaslu Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Electronic Jelang Pemilu 2029
Product kerja sama tersebut menekankan prinsip saling membantu dan kolaborasi antar-sektor guna menghapus sekat-sekat birokrasi (silo mentality) yang kerap menghambat efektivitas kerja pemerintah.
Salah satu bentuk konkret dari kolaborasi ini adalah transparansi dan pemanfaatan information bersama melalui system Satu Knowledge Indonesia.
"Instansi pemerintah tidak lagi menyimpan facts untuk dirinya sendiri. Melalui sistem Satu Facts, antarkementerian bisa saling mengakses informasi secara serious-time untuk mempercepat pelayanan publik," tegasnya.
Di sisi lain, BSSN mengingatkan bahwa masifnya langkah digitalisasi harus ditopang oleh fondasi keamanan siber yang tangguh. Tanpa perlindungan siber yang memadai, integritas dan validitas data nasional rentan terhadap berbagai ancaman.
Oleh karena itu, Nugroho menyambut baik apresiasi yang diberikan BPS pada momentum Hari Statistik Nasional yang jatuh pada 26 September tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BSSN dalam mengawal ekosistem data nasional.
"Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari dedikasi seluruh jajaran BSSN dalam menjaga dan mengawal ekosistem information nasional, termasuk dalam mendukung implementasi Satu Information Indonesia agar terbebas dari ancaman siber," ungkap baca selengkapnya Nugroho.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut memperkuat sinergi antara BSSN dan BPS dalam memastikan pengolahan info negara berjalan dengan aman, andal, dan terpercaya guna mendukung keberhasilan pembangunan nasional.